Kandangdomba istanaNya: bahkan takhtaNya palungan hewan; kandang domba istanaNya: Ia pilih tempat yang rendah! 4. Lahir Kristus di dunia! Bunyi-bunyian menyambut Dia. Lahir Kristus di dunia! Puji Tuhan, Haleluya! Yesus, Anak lemah lembut, Raja segala tempat dan zaman; Yesus, Anak lemah lembut, Dikau kami sembah sujud. KJ. 126 TIAP TAHUN KEMBALI Iapun memilih kandang domba sebagai tempat lahir dan memilih gembala-gembala yang sederhana menjadi kawan di palungan. Ia pun menyatakan diri sebagai anak manusia bahkan menyebut dirinya sebagai anak domba karena lahir di kandang. Ia pun memilih perempuan desa sederhana Maria sebagai ibu-Nya dan berayahkan Yusuf seorang tukang kayu yang miskin. KJ 127 KANDANG DOMBA ITU RUMAHNYA 1. Kandang domba itu rumahNya, palungan hewan petiduranNya; lahir dari Bunda Maria Pangeran Mahamulia. Aku pun hendak ke Betlehem, supaya 'ku melihatNya di tempat yang hina dan rendah, Pangeran Mahamulia. 2. Bintang indah, hai tunjukkanlah di mana Yesus dan palunganNya. Adanyapohon juga merupakan kejanggalan, karena Yesus lahir di kandang domba, bukan di bawah pohon. Hal ini rupanya terkait dengan perayaan pagan Romawi, di mana orang-orang Romawi berkeliling di bawah pohon cemara (yang tetap hijau saat salju), sambil berdoa kepada dewa-dewi agar musim dingin segera berlalu. Ya itulah Yesus. Ia baru lahir dalam sebuah kandang. Kandang adalah tempat tinggal binatang. Maria merebahkan Yesus dalam palungan, yaitu tempat makanan bagi keledai dan binatang-binatang lain. Tapi mengapa Maria dan Yusuf tinggal bersama binatang-binatang itu? Itu bukan tempat bayi yang baru lahir, bukan? Memang, bukan. Ceramahustad Kainama, menjelaskan bahwa tidak ada ayat Alkitab yang mengatakan bahwa Yesus lahir di kandang domba. #suarakebenaran#murtadin#mualaf Karenatempat bayi yesus ditaruh setelah lahir adalah di palungan yaitu tempat makan hewan. Beli poster kayu yesus lahir di palungan hiasan dinding dekorasi kristen / katolik terbaru di. Yesus lahir di palungan kandang domba . Kelahiran, palungan, hari natal, yesus. Yesus anak allah yang maha kaya lahir di kandang domba dan semua gembala DIMALAM SUNYI DAN SENYAP YouTube Sumber : Natal Bayi Dalam Palungan Gambar Natal Bayi Dalam Sumber : lifetimeinspirations62.blogspot.com Gambar Kandang Domba Tempat Yesus Lahir Sederet Tempat Sumber : sederetantempat.blogspot.com Gambar Tuhan Yesus Lahir Dikandang Domba Tempat Berbagi Sumber : iniberbagigambar.blogspot Ada»:orang malaikat yang mencmui para gembala di ladang yang sedang menjaga domba-dombanya. Berita suka cita itu pun lalu d&ritakan kepada mcrcka. Kemudian mereka ke kandang domba tempat Yesus lahir. Mereka talu memuji-muji Tuhan segala sesuatu yang telah mereka dengar dan mereka Jika demikian. mari kita juga datang menyembah kepadaNya. Pertama ayat ini maupun bagian-bagian lain dalam Injil Lukas yang berbicara seputar kelahiran Yesus, tidak sedikit pun menyebut-nyebut tentang "kandang". Menempatkan sebuah keluarga muda, apalagi dengan seorang wanita muda yang tengah hamil tua dan menjelang bersalin, di dalam sebuah kandang bukanlah sesuatu yang dapat diterima dari segi logika, etika moral, kultural, atau apa pun - bahkan Yesusmerupakan seorang juru selamatumat manusia yang sangat dinanti-nantikan. Hal tersebut membuat Mariakebingungan karena saat itu kondisi Yesus lahir di sebuah kandang domba,bukanlah tempat yang nayaman pada bayi umumnya. Artinya, Maria merenungkankelahiran Yesus itu sendiri apakah dia seorang raja? LahirnyaYesus ke dunia memiliki arti tersirat, salah satunnya adalah kesederhanaan. Sebuah fakta yang harus kita sadari adalah Yesus lahir di kandang domba. Mesias dan Raja Dunia yang dijanjikan Allah Bapa justru tidak lahir di istana atau rumah mewah. Yesus menunjukkan kesederhanaan-Nya kepada manusia. 3 Kandang domba istanaNya: bahkan takhtaNya palungan hewan; kandang domba istanaNya: Ia pilih tempat yang rendah! Kembali ke Reff. Reff: Lahir Kristus di dunia! Bunyi-bunyian menyambut Dia. Lahir Kristus di dunia! Puji Tuhan, Haleluya! 4. Yesus, Anak lemah lembut, Raja segala tempat dan zaman; Yesus, Anak lemah lembut, Dikau kami sembah sujud. Makatidak disebutkan secara eksplisit dalam Kitab Suci bahwa Tuhan Yesus lahir di kandang domba, namun dengan ayat-ayat di atas dapat disimpulkan bahwa Tuhan Yesus dilahirkan di kandang atau di tempat di mana ternak bernaung dan makan. Tidak disebutkan bahwa ternak tersebut adalah domba namun tak jarang sering digambarkan demikian. Menurutdia Yesus lahir di sebuah ruangan di dalam rumah. Dia menyatakan pemahaman yang menyebutkan Yesus lahir di kandang domba itu berasal dari salah terjemahan dari teks bahasa Yunani. Hasil terjemahan yang buruk itu menyatakan Yesus lahir di tengah dalang peternakan di sebuah kandang domba. gT5HvXp. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Inspirasi tulisan kecil ini berangkat dari Injil Lukas 215-20. Teks injil Lukas ini, dibaca pada perayaan Natal pagi, 25 Desember 2021. Teks bacaan Injil ini, dibacakan di seluruh Gereja Katolik pagi ini. Dan pagi ini saya ke Gereja Santa Bernadeth Pangkalpinang, saya pun mendengarkan teks Injil Lukas 2 15-20 Gereja Santa Bernadeth ini, anak-anak yang berumur di bawah 10 tahun masih belum bisa diizinkan untuk ke Gereja. Bagi orang-orang dewasa pun, masih terbatas, kursi Gereja yang biasanya diisi oleh 7-9 orang, selama pandemi hanya diizinkan sekursi empat orang saja. Sangat terbatas! Karena pembagian itu, maka semalam isteri ke Gereja dan pagi ini saya yang ke Gereja. Anakku hanya ikut perayaan secara online. Walaupun, anakku merengek untuk ikut ke Gereja pagi ini, pukul wib. Tetapi kami tidak mengizinkan, karena permintaan dari satgas Nataru Gereja untuk tidak membawa anak-anak. Dan memang benar, ketika pagi ini saya ke Gereja, saya menjumpai beberapa keluarga ke Gereja membawa anak-anaknya, mereka disuruh pulang ke rumah oleh satgas Nataru. Warta Malaikat kepada Para GembalaMalaikat itu utusan Allah. Penginjil Lukas menceritakan bahwa malaikat datang ke tempat para gembala di malam hari, membawa berita sukacita kepada para gembala. Berita sukacita itu, disampaikan kepada para gembala karena mereka itu berdekatan dengan tempat kelahiran Yesus. Tidak hanya itu, tetapi "palungan" tempat Yesus dibaringkan adalah milik domba-domba mereka. Dan karena itu pula, Allah berkendak baik untuk membawa sukacita kegembiraan itu, pertama-tama untuk para gembala dan domba-domba. Melalui berita malaikat yang datang kepada mereka, para gembala pun bergegas berangkat ke tempat lahirnya gembala bersama domba-domba ke tempat kelahiran Yesus. Mereka menjumpai Maria, Yusuf, dan Yesus. Mereka melihat Yesus yang sedang berbaring di dalam palungan. Bagi para gembala dan domba, tatapan mereka tertuju kepada Yesus, langsung terkonek, bahwa Yesus adalah sahabat dan teman seperjalanan mereka. Karena kehadiran-Nya melalui cara dan "jalan bersama" mereka. Bagi banyak orang mungkin cara dan jalan yang ditempuh Maria dan Yusuf, yang dikehendaki Allah, merupakan jalan yang tidak manusiawi, bahkan mungkin terbilang jorok. Wakapolda Babel, bukti negara hadir dalam keamanan Natal di Gereja Paroki Sungailiat 24/12/2021 Cara dan jalan yang terpilih ini karena kebekuan, ketertutupan, dan sikap egoisme manusia zaman itu terhadap situasi Maria dan Yusuf yang sedang dalam perjalanan, yang hendak ke Nasaret untuk mengikuti sensus jiwa. Sebanyak orang yang ada di pinggir jalan dan rumahnya diketok oleh Maria dan Yusuf ditengah malam, tak satu pun yang bersedia membuka pintu rumah dan ruang hatinya untuk menerima calon bapak dan ibu Yesus. Pilihan Maria dan Yusuf ialah kandang domba milik para gembala, menjadi rumah persalinan sangat jelas bahwa cerita Lukas ini, tak menghadirkan dokter atau perawat yang membantu persalinan Maria. Hanya Maria dan Yusuf yang mengetahui. Dan hal ini bukan sesuatu yang baru. Ketika ibuku melahirkan saya pun pada tahun 1970-an, tak ada dokter dan perawat, yang membantu persalinan ibuku. Padahal menurut cerita keluargaku, saya dilahirkan dengan posisi "sun sang", alias lahir dengan posisi kaki duluan. Anggota keluarga sendiri yang ada dan datang dalam peristiwa kelahiran saya.. Bagaimana dengan Maria yang melahirkan Yesus pada tahun 4 atau 6 sebelum Masehi? Adakah dokter atau perawat atau bidan? Entahlah...! Mungkin dapat dizinkan untuk berpikir secara kontekstual con-text tetapi tidak untuk malaikat kepada para gembala dan domba, memiliki makna tersendiri. Makna yang boleh diangkat ialah 1. Allah dalam wujudnyata Yesus mau mengangkat derajat kemanusiaan para gembala. Bahwa mereka adalah pekerja kecil, upahan namun diperhatikan oleh Allah. Ini bukti Allah solider dan peduli kepada orang-orang kecil, termasuk pada alam yang diwakili domba-domba. Maka tidak heran, kandang Natal dengan penampilan para gembala dan domba-domba serta alam pohon-phonan. 2. Allah dalam wujudnyata Yesus memakai para gembala, dan domba sebagai wakil alam menjadi saksi hidup dan selamanya akan berita sukacita kelahiran Yesus. Dalam konteks ini, alam dimaknai sebagai bukti "lidik jari" atau "telapak kaki" Allah. Maka pohon Natal, menandai makna terdalam bagi orang kristiani yaitu dipanggil untuk menghargai dan menghormati alam raya sebagai "sidik jari" atau "telapak kaki" rela turun dan membantu manusia menyucikan palungan hatinyaPenginjil Lukas melukiskan dalam Lukas 2 15-20, bahwa ketika para gembala dan domba-dombanya datang ke tempat kelahiran Yesus, didapati Yesus sedang berbaring di dalam palungan. Palungan adalah wadah, tempat yang terbuat dari kayu atau kulit domba. Tempat itu dipakai para gembala untuk meletakkan makanan dan air untuk domba-dombanya. Dan domba-domba memakannya dari palungan itu. Bisa dibayangkan bagaimana kondisi palungan itu. Tentu tidak bersih, kotor, dan jorok. Walau demikian akal Maria tak dikacaubalaukan oleh situasi orang yang menolak dia untuk melahirkan Yesus di rumah mereka. Justru akal sehat Maria masih waras, sehingga mengambil sehelai kain lampin membentang dan memberi alas dalam palungan, sehingga Yesus dapat Kekristenan, disebutkan symbol. Simbol memiliki jamak makna. Dan makna yang ditandai pada sesuatu itu punya bernas nilai atau makna. Salah satunya, kain lampin sebagai simbol kesucian, ketulusan, dan cahaya putih. Karenanya, seseorang yang mau dibaptis, kain putih ini pun salah satu sarana yang disiapkan oleh orang yang mau dibaptis, selain lilin dan nama baptis, dll. Tidak hanya itu, gerak pun memiliki symbol dengan makna tersendiri. Dalam palungan Yesus dibaringkan. Ketika Yesus dibaringkan, Yesus sebagai anak yang hidup akan bergerak. Daya gerak-Nya dalam palungan menandai makna bahwa Yesus sang bayi mungil sedang membersihkan sesuatu. Gerak anak kecil tentu tanpa sadar, tanpa arah, namun dibaca dan didalami sebagai sebuah proses gerak untuk membersihkan karena palungan merupakan symbol hati, batin manusia maka kehadiran Yesus di palungan sebagai pembersih hati, pembersih nurani, palungan hati manusia. Dengan cara kehadiran Yesus yang begitu simbolik, hampir pasti bahwa kedatangan-Nya adalah penyelamatkan semua orang, menyelamatkan alam raya ini. Ia datang dan membangunkan jiwa dan membangun badan, sehingga manusia secara utuh diselamatkan dari dosa dan dari dunia begitu, Natal pun membawa sukacita seperti diberitakan malaikat dan melalui para gembala dan domba-domba, Yesus mengangkat martabat mereka secara manusiawi. Yesus hadir dan menyelamatkan manusia, dengan topik yang diusung-Nya dari awal yaitu meminta supaya manusia bertobat. Sehingga Natal memberikan refleksi riil bagi kita orang kristiani adalah "sebuah pertarungan baik fisik maupun mental untuk membangun jiwa dan membagun badan". Selamat Natal untuk sahabat-sahabatku yang merayakannya. ***Pangkalpinang, 25 Desember 2021 1 2 3 Lihat Sosbud Selengkapnya TAHUKAH adik siapa bayi yang kecil ini? Bayi ini ialah Yesus. Dia baru sahaja dilahirkan di dalam sebuah kandang. Kandang ialah tempat tinggal binatang-binatang. Maria sedang meletakkan Yesus ke dalam sebuah palung. Palung ialah kotak untuk meletakkan makanan bagi keldai dan binatang-binatang lain. Tetapi, mengapakah Yusuf dan Maria berada di sini? Adakah tempat ini sesuai bagi seorang wanita untuk melahirkan seorang anak? Tidak. Tetapi, mereka berada di sini kerana pemerintah Roma yang bernama Kaisar Agustus telah membuat satu undang-undang yang menyatakan bahawa semua orang harus pulang ke tempat lahir masing-masing untuk mendaftarkan diri. Yusuf telah dilahirkan di Betlehem. Tetapi, apabila dia dan Maria sampai di Betlehem, mereka tidak ada tempat untuk bermalam. Itulah sebabnya mereka terpaksa bermalam di dalam kandang dengan binatang-binatang. Pada hari itu juga, Maria telah melahirkan Yesus! Walau bagaimanapun seperti yang adik boleh lihat di dalam gambar, Yesus dilahirkan dengan selamat. Bolehkah adik nampak gembala-gembala yang datang untuk mengunjungi Yesus? Pada malam itu, apabila mereka menjaga biri-biri di padang, suatu cahaya yang terang bersinar di sekeliling mereka. Tiba-tiba, malaikat Tuhan muncul! Mereka berasa sangat takut. Tetapi malaikat itu berkata, “Janganlah takut. Aku membawa berita baik untuk kamu. Hari ini, Kristus, Tuan kita telah dilahirkan di Betlehem. Dia akan menyelamatkan orang di bumi! Kamu akan menjumpai seorang bayi yang dibalut dengan kain yang berbaring di dalam sebuah palung.” Selepas itu, banyak malaikat datang dan bermula memuji Tuhan. Dengan serta-merta, gembala-gembala itu bergegas untuk mencari Yesus, dan mereka berjaya menjumpainya! Tahukah adik mengapa Yesus seorang manusia yang begitu istimewa? Sebenarnya, siapakah Yesus? Jika adik masih ingat, kita telah belajar tentang Anak Tuhan yang sulung dalam cerita yang pertama di dalam buku ini. Dia telah bekerja bersama-sama Yehuwa untuk menciptakan langit, bumi, dan semua benda yang lain. Anak sulung ini ialah Yesus! Yehuwa memindahkan nyawa Anak-Nya dari syurga ke dalam rahim Maria. Bayi ini mula membesar di dalam rahim Maria sepertimana bayi lain membesar di dalam rahim ibu mereka. Tetapi, bayi ini ialah Anak Tuhan. Akhirnya, Yesus dilahirkan di dalam kandang ini di Betlehem. Sekarang, bolehkah adik faham mengapa malaikat-malaikat sangat gembira memberitahu orang lain tentang kelahiran Yesus?

kandang domba tempat yesus lahir